Hari ini tanggal 15, bulan Agustus, tahun 2011. Ga terasa, 6 bulan berlalu sejak waktu itu.

Semalem, sebelum tidur, di remang-remang kamar, n capeknya kaki (gempor abis muterin wedding expo di area PRPP semarang) baru inget,

eh besok tanggal 15 ya. berarti (ngitung pake jari) besok udah 6 bulan doooonk. 6 bulan apanya?

o iya, ni apaan sih postingan pertama yang super ga jelas

6 bulan pacaran, sodara.

Baru 6 bulan sih ya. Eh, tapi UDAH 6 bulan lhooo. UDAH, cz ga nyangka aja dalam waktu 6 bulan aku n si Mas pertama kali ketemu, kami udah mantap milih satu sama lain untuk jadi pendamping hidup sampe maut memisahkan (halaaaah), kenal n akrab sama keluarga masing-masing, n (tentu saja) restu ortu yang bebas hambatan, restu tetangga-tetangga juga😀, bikin perjalanan 6 bulan ini terasa udah lama aja. Dan rencana-rencana tentang masa depan sudah mulai dipikirkan bersama. Paling dekat : nikah (setelah urusan akademis tuntas, tentu saja).

Duluuu, ga ada tuh bayangan tentang dirikyu akan menikah dalam waktu dekat. Pacaran ya pacaran aja, jalanin aja, hidup masih panjang, aku masih muda, nikah ntar-ntar aja (pacarannya ga punya tujuan deeeh). Tapi sejak ketemu si Mas ini, rasanya mantep aja gitu, pengen nikah. Sampe terlontar begitu saja nih ke-pengen-nikah-an ini dari mulut usilku ke papa mama. Hahahaha. Asal banget. Tapi keinginan itu ga asal. Sungguh, aku rasanya ga pengen kelamaan pacaran.

Padahal kenal si Mas ya baru 6 bulan ini. Ketemu ga sengaja (menurutku) via fesbuk. Cukup lama cuma bales-balesan komentar via fesbuk. Trus kenalan secara langsung (ga sengaja, lagi) di GKRSA abis misa pagi. Abis itu pertemuan jadi makin sering, dan makin tau ternyata ketidaksengajaan yang cukup banyak di awal pertemuan, sebenernya si Mas sengaja. Hahahaha. Makin intens, makin banyak ternyata (ternyata tetangga, ternyata ortu masing-masing udah lama saling kenal, ternyata, ternyata, …). Semakin kenal, semakin terbuka, sampe 6 bulan ini.

6 bulan. Syukur pada Allah. Sudah 6 bulan sejak kenalan. Perjalanan menuju titik awal yang baru, masih sangat panjang. Baru 6 terlewati, masih akan ada setahun untuk menuntaskan belajar, masih ada 10 bulan untuk rencana berikrar, dan masih ada seumur hidup untuk saling mengenal, saling mengasihi, dan saling melayani. Jika Tuhan mengizinkan.

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir (Pengkhotbah 3 : 1.11)

Jalani selangkah demi selangkah. Bareng-bareng, keluarga juga, tapi terutama berdua. Satu per satu. Naik dan turunnya, sedih dan senangnya. Sambil senantiasa menempatkan Dia sebagai yang utama. Biar terbangun di atas karang nantinya rumah kami. Karena cuma Dia yang bisa memisahkan.

About Yoan

Skeptis, gampang terpengaruh, pemimpi, love to sing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s