18 Agustus kemaren, aku diwisuda ! Ehehehe.

Jujur, momen itu, terasa biasa aja. Sayang sekali. Padahal buat orang lain mungkin momen itu super istimewa. Kenapa aku merasa biasa aja yaaaa? Meibi cz abis wisuda aku sekolah lagi. Hahaha.

Sejak selesai yudisium, daftar ini itu buat keperluan wisuda rasanya seneng n ga sabar nunggu wisuda. Makin hari, makin deket hari H, hmmm, kok rasanya malah ga antusias ya. Malem H (apaan sih), makin jadi aja tuh, rasanya mualeeees. Besok harus bangun pagi buta, dandan, ke GSP jam 6, bla bla bla.

Sempat juga lho bilang ke emak, Mak, aku males ik wisuda besok. Emak pun menjawab, lho piye ta, emak dulu aja seneng banget mau wisuda, bersyukur kamu tuh udah selesai, bisa wisuda tepat waktu.

Krik. Marai mikir juga nih emak.

Rasa males masih menggelayut waktu mau tidur, ya ampyuuun besok harus bangun pagi banget. Huaaaaahm.

Malam berlalu, hari H datang. Bangun deh tuh jam 3 pagi, trus makan (bareng yang pada sahur), mandi, nunggu Mbak Eno yang ngerias dateng. Eh si embak dateng jam 4.30. Dandan dindin. Jam 6.30 berangkat ke GSP, berlima : aku, papa, mama, fafa, & puput.

Sampe GSP udah rameeee. Tanda tangan daftar hadir, trus masuk barisan wisudawan. Jam 7 lebih, masuk hall. Hihihi. Waktu lewat, si emak langsung berdiri, dadah dadah. Hihihi. Emaaaaak ai lop yuuu. Lalu acara bergulir satu per satu dengan krik kruk, dan aku (masih saja) ga terlalu antusias. Huaaaaaahm, malah ngantuk.

Waktu nunggu pembagian ijazah, sambil ngantuk2, tiba-tiba inget kata emak. Bersyukur !

Kluthik.

Aku pun terkitik-kitik. Iya ya, aku boleh nyelesaiin skripsi dkk tepat waktu, bisa ikut yudisium Juli, bisa ikut wisuda Agustus. Lebih lagi, aku boleh kuliah di UGM, papa  mama diberi rejeki sampe bisa tuntas biayain sekolahku, aku ga kurang apa-apa sepanjang kuliah S1 yang lalu. Detik itu juga aku mendadak terharu,

Syukur kepada Allah. Alleluia.

Selesai acara wisuda, langsung pulang sama papa mama, foto2 di studio foto deket rumah. Hihihi (foto2nya ntar yah, belom diambil :b )

Yaaaaaah, begiculah. Upacara wisuda sudah selesai. Sekolah lagi menyambut. Meibi kemaren aku ga antusias sama sekali ngikutin upacara wisuda, kalo bukan karena papa mama. Tapi, syukurku atas rahmat sepanjang perjalanan S1 terutama, n hidupku tentu saja, ga pernah habis kulambungkan.

Lagi, untuk kesekian kali dan selalu

Syukur kepada Allah. Alleluia.

 

About Yoan

Skeptis, gampang terpengaruh, pemimpi, love to sing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s